Selamat Datang di PORTAL SRIKANDI, Media Online Nusantara

Actual Information & Reliable !!

Berita Teratas

Post Populer

Selasa, 26 Juli 2016

Pilkada Kota Batu (2017) Semua Menunggu Rekom 'Banteng'


Portal Srikandi, KOTA BATU- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Langsung serentak tahun 2017 akan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2017. Di Provinsi JATIM, hanya Kota Batu yang mengikuti Pilkada Langsung 2017. Waktunya yang tidak sampai tujuh bulan lagi, Pilkada kota Batu sekilas "adem ayem". Dibandingkan dengan pilkada kota Malang (2013) dan Kabupaten Malang (2015), pesta demokrasi di kota sejuta Mawar ini relatif tidak gaduh. Mungkin belum.

Saat ini, banyak yang berpendapat bahwa semua Parpol masih tertuju kepada hasil "seleksi" PDI Perjuangan, dimana DPP PDIP akan mengeluarkan rekom untuk jagoannya. Kapan waktunya tidak ada yang mengetahuinya. 
PDIP merupakan parpol di kota BATU yang telah melakukan penjaringan bacalon yang terbuka mulai dari tingkat Kecamatan, Kota, Provinsi hingga DPP. Proses yang dilakukan Banteng ini sangat tepat dalam konteks demokrasi dalam mencari figur pemimpin. Tidak hanya penjaringan, PDIP juga melakukan proses uji kelayakan para bacalon, uji komitmen dan loyalitas dan riset popularitas/elektabilitas.

Hampir semua Parpol dan tokoh, menunggu hasil final dari DPP PDIP. Siapa yang bakal direkom/diusung oleh PDIP sebagai Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Batu di pilkada 2017 nanti??

Ada beberapa figur/sosok potensial yang akan dipilih oleh PDI Pusat, yang telah melakukan tahapan internal PDIP, seperti fit and propertest di DPD maupun di DPP. Mereka ini sama-sama memiliki keunggulan dan juga kelemahan.

#Dewanti Rumpoko, figur yang turut dijagokan bakal mendapatkan rekom banteng. Meski tidak mengikuti seleksi di bawah (DPC), Dewanti sudah mengikuti tahapan di DPD dan DPP. Istri dari Walikota Batu (Eddy Rumpoko) ini sudah cukup dikenal luas dan menurut berita cukup punya power dan modal elektabilitas. Ditambah dengan status suaminya yang incumben maka Dewanti layak diperhitungkan sebagai bakal jagoan banteng untuk menjadi Walikota Batu.

Di saat-saat sekarang, Wanita berhijab yang juga ketua TP PKK KWB ini tampak lebih sering bersosialisasi dengan warga ketimbang menyendiri (tentusaja)..... Jika ingin tahu giat dan curhatnya, bisa dilihat di akun medsos (facebook) nya, yang sepertinya valid dikelola sendiri.

#Punjul Santoso, adalah Wakil Walikota Batu saat ini. Tokoh Batu ini merupakan kader PDIP yang sudah cukup lama mengabdi. Sebagai pejabat publik otomatis Punjul dikenal luas dan sering berinteraksi dengan masyarakat kota Batu. Punjul juga potensial direkom PDIP sebagai bakal calon Walikota Batu. Dibanding Dewanti, Punjul tampak masih kurang "gencar sosialisasi" terkait keinginannya untuk maju sebagai calon Walikota Batu. Mungkin masih terkendala jabatannya sebagai Wawali. Namun urusan medsos, Punjul tak kalah 'gaul', cukup aktif berinteraksi di akun facebooknya.

#Sutiyo”Kalau partai merekomendasikan, saya sebagai petugas partai siap menjalankan sebaik mungkin.” Katatokoh Batu ini pada sebuah Media Harian terbesar di Malang pasca namanya diusulkan oleh beberapa PAC. Itulah tekad khas banteng sejati. Tegaskan loyalitas dan blak-blakan. Sutiyo, sosok yang penuh semangat dan disinyalir cukup akrab dengan basis banteng di KWB. Bukan mustahil jika PDIP mengambil jalan tengah untuk memberikan rekom pada Sutiyo.

Masih ada beberapa nama potensial yang belum bisa diulas disini. Namun yang tak kalah pentingnya adalah pada peta di bacalon Wakil Walikota yang juga mengikuti proses penjaringan di PDIP.

Ada nama #Sujono Djonet. Adalah figur yang paling banyak didukung oleh struktural Banteng KWB mulai dari PAC dan DPC, yang mendukung pengusaha ekraf asal Gunungsari (Bumiaji) ini sebagai Calon Wakil Walikota. Tokoh muda yang populer di kalangan bawah ini unggul dalam berbagai polling media massa seperti Harian Radar Malang (JawaPos Group). Seandainya dari awal Djonet mengikuti penjaringan untuk bacalon Walikota (bukan bacalon Wakil) maka sudah barang tentu akan menjadi kompetitor kuat bagi Dewanti dan Punjul dalam merebut rekom bacalon Walikota. 
Tetapi politik tidak gampang disimpulkan. Dengan popularitas dan dukungan akar rumput yang dimilikinya, bisa saja nama Djonet dipertimbangkan untuk menjadi alternatif bacalon Walikota Batu yang diusung Banteng. 

Dalam berbagai kesempatan wawancara dengan media, Djonet selalu menyatakan sepenuhnya akan mengikuti dan taat pada keputusan DPP. Pengusaha asli Batu ini lebih banyak bicara gagasan dan ekonomi kreatif berbasis desa.

Semua parpol dan tokoh Batu ikut menunggu keputusan PDIP. Salahsatunya karena mereka pemenang pemilu di Batu (5 kursi DPRD / dapat mengusung paslon sendiri tanpa koalisi). Apabila nanti PDIP memutuskan akan mengusung paket pasangan calon dari tokoh yang mengikuti tahapan internal partai, maka parpol lain akan menentukan sikap : apakah akan bergabung di 'gerbong' koalisi banteng atau membentuk koalisi sendiri untuk mersaing dengan jagoan PDIP.

Bagi banteng, maju sendiri maupun berkoalisi sama-sama memiliki peluang besar untuk unggul. Sebab apabila diputuskan akan maju sendiri maka diperkirakan akan banyak parpol lain yang akan mau bergabung dengan PDIP karena harus diakui banteng saat ini dipandang sebagai arusbesar (Juara 1 Pileg 2014 MalangRaya).

Tetapi syaratnya adalah banteng harus menghindari potensi konflik internal, dengan mengambil bacalon yang mengikuti tahapan penjaringan PDIP. Sejarah pilkada di Malang Raya menunjukkan, selama banteng solid lahir-batin mereka tidak pernah kalah. (Catatan: Banteng gagal di Pilkada kota Malang 2013 lalu karena perpecahan internal. Juga gagal di pilbub kabupaten 2015, awalnya terdapat konflik intern).

Ini hanya opini. Yang jelas, semua masih menunggu. Di'kandang' parpol lain juga pasti terjadi banyak komunikasi/dinamika elit yang mempersiapkan langkah selanjutnya pasca keputusan final PDIP. Kita tunggu saja. Salam Demokrasi Damai....(PS).

Sumber : Jurnalmalang.com

Jawa Timur

Jepang penikaman : 19 Tewas di Pusat Perawatan di Sagamihara

Jepang penikaman : 19 Tewas di Pusat Perawatan di Sagamihara
Jepang penikaman : 19 Tewas di Pusat Perawatan di Sagamihara

Sembilan belas warga tewas dalam serangan pisau di sebuah pusat perawatan untuk orang dengan cacat mental di kota Jepang Sagamihara.

Serangan tersebut sangat langka di Jepang - insiden adalah pembunuhan massal terburuk dalam beberapa dekade. Polisi telah menangkap seorang pria lokal, dikatakan mantan karyawan pusat, yang pergi ke kantor polisi terdekat dan diduga mengaku serangan.

Dia dilaporkan mengatakan ia ingin orang-orang cacat untuk "menghilang". Serangan itu telah mengejutkan Jepang, salah satu negara teraman di dunia. Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengatakan itu "sangat menyayat hati dan insiden mengejutkan di mana banyak orang tak bersalah menjadi korban".

Surat kepada politisi

Tersangka bernama di media lokal sebagai Satoshi Uematsu 26 tahun. Polisi setempat mengatakan ia mengirim surat tulisan tangan kepada para politisi di bulan Februari di mana ia mengancam akan membunuh ratusan orang cacat. Ia disimpan di rumah sakit selama hampir dua minggu sebelum dibebaskan.

Staf di Tsukui Yamayuri-en fasilitas, di daerah pinggiran kota dari Prefektur Kanagawa sekitar 50km (31 mil) dari Tokyo, menelepon polisi pada 02:30 waktu setempat (17:30 GMT) melaporkan seorang pria dengan pisau di dalam gedung.

laporan media setempat mengatakan tersangka memecahkan jendela untuk masuk ke dalam dan kemudian mulai menusuk orang.

Salah satu warga setempat, Chikara Inabayashi 68, mengatakan kepada AFP ia telah terbangun oleh suara sirene di sekitar 03:00. "Saya heran, itulah satu-satunya hal yang bisa saya katakan. ''

Fasilitas, di dasar yang luas, memiliki sekitar 150 warga pada saat serangan itu, menurut pejabat setempat. Delapan anggota staf yang bertugas pada saat itu.

Internasional

Peringati HLUN, Mensos Serahkan Bantuan Kepada Lansia di Gili Iyang

Peringati HLUN, Mensos Serahkan Bantuan Kepada Lansia di Gili Iyang
Peringati HLUN, Mensos Serahkan Bantuan Kepada Lansia di Gili Iyang
Hari Launjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap tanggal 29 Mei turut memeriahkan penyerahan 20 rumah dan ratusan paket oleh Menteri Sosial, Khafifah Indar Parawansa kepada lanjut usia (lansia) di Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (18/7/2016).

Ketua Panitia Pelaksana, Adi Santika mengatakan dalam sambutannya, selain memeriahkan puncak HLUN, juga untuk meningkatkan kesejahteraan lansia di Indonesia, khusunya lansia yang berada di Desa Banraas dan Bancamara, Pulau Gili Iyang, Sumenep, Madura.

"Posisi penting ini dapat dilihat pada kenyataannya yang ada di Pulau Gili Iyang yang indah penuh pesona dan lingkungan sekitar dengan kadar oksigen tinggi ternyata dihumi oleh banyak lanjut usia yang hidupnya sehat," paparnya.

Dia menambahkan, Menteri Sosial telah melakukan peresmian penyerahan secara simbolis bantuan 20 rumah kepada 10 lamsia yang berada di Desa Banraas dan 10 lansia yang berada di Desa Bancamara, Pulau Gili Iyang.

"Kami menghaturkan terima kasi kepada Ibu Menteri atas berkenannya untuk melakukan pengguntingan pita sebagai bentuk peresmian penyerahan bantuan rumah kepada lanjut usia secara simbolis serta memberikan bantuan kepada lanjut usia beruapa bantuan alat bantu lanjut usia berupa kaki palsu, tongkat tuna netra, alat bantu dengar, kacamata baca dan paket bungkusan sandang dan pangan serta santunan," jelasnya, Senin (18/7/2016).

Dalam acara tersebut Bupati Sumenep, A. Busyro Karim juga menyampaikan Pulau Gili Iyang akan dibangun saluran air bawah laut dari Dungkek ke Pulau Gili Iyang sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Gili Iyang sehingga masyarakat Gili Iyang tidak kekurangan air bersih.

"Tadi saat kita turun di pelabuhan ada tumpukan pipa, itu akan digunakan untuk penyaluran air bersih dari Dungkek ke sini (Pulau Gili Iyang) lewat bawah laut," paparnya.

Sementara Menteri Sosial,  Khafifah Indar Parawansa berharap Pulau Gili Iyang yang memiliki ogsigen tinggi menjadi referensi penyeimbang terjadinya polusi yang ada di kota-kota besar sehingga bagi yang ingin menghirup udara segar biar datang ke Pulau Gili Iyang baik mereka yang dari dalam maupun luar negeri.

"Kalau ini (oksigen Red.) dijaga, maka akan menjadi bagian penyeimbang. Di kota-kota itu polusinya banyak sekali, tinggi sekali. dan di sini (Gili Iyang Red.) sebaliknya, oksigennya tinggi sekali, maka kalau orang ingin hidup sehat, orang akan datang ke Pulau Gili Iyang. Dan Suatu saat, Pak Bupati, akan banyak warga dari berbagai negara, bukan hanya dari Indonesia, tetapi dari berbagai negara-negara yang lain yang ingin menghirup oksigen yang baik, yang ingin menghirup udara sehat, mereka akan datang ke Pulau Gili Iyang. Oleh karena itu kebutuhan-kebutuhan seperti yang disampaikan Pak Bupati, itu menjadi penting, kebutuhan-kebutuhan menyiapkan infrastruktur di sini juga menjadi penting " paparnya. 

Mensos juga menyampaikan, walaupun nantinya Pulau Gili Iyang banyak pengunjungnya dari berbagai daerah bahykan dari berbagai negara-nagara luar, kultur dan budaya-budaya agamis kesantrian tetap terjaga sehingga tidak terkikis oleh budaya-budaya luar.

"Walaupun nati banyak wisatawan datang ke sini (Pulau Gili Iyang Red.) ingin menghirup udara segarnya Pulau Gili Iyang, maka suasana santri tetap akan terjaga," katanya.

Perempuan yang lahir pada tanggal 19 Mei 1965 di Surabaya ini juga menceritakan bahwa Mbah Kiai Khasbullah pimpinan Pondok Pesantren Tambak Berah pernah menyampaikan ijazah, bahwa damainya Pulau Gili Iyang dan bersihnya oksigen di pulau tersebut supaya masyarakat membaca Qasidah Birda. Usai bercerita, Mensos mengajak hadirin untuk membaca Qasidah Burda bersama-sama.

Lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Indonesia pada tahun 1939-1997 ini memberi informasi bahwa ada tambahan PKH lansia. Ia meminta kepada Bupati Sumenep untuk segera didata dan diajukan ke Kementerian Sosial karena tambahan tersebut akan dicairkan 4 bulan lagi. Selain itu, di kemenrian akan ada Direktorat baru untuk program baru.

"Pak Bupati saya ingin menyampaikan bahwa ada tambahan PKH untuk lansia. Jadi, yang ada di Pulau Gili Iyang ini, tadi saya sudah sampaikan Bu Kadis, tolong yang ini diprioritaskan segera daftarkan ke Kemeterian Sosial, insya Allah bulan Nopember sudah akan cair, perbulan mereka akan menerima dua ratus ribu, tiga bulan sekali terima, berarti stiap tahun akan menerima empat kali," jelasnya.

Dan juga, tambah pengarang buku "Mengukir Pradigma Menembus Tradisi" itu, di kemenrian akan ada Direktorat baru untuk program 80 Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Dan juga ada Program dari Organisasi Konferensi Islam (OKI) melalui Kementerian Sosial akan diberikan kepada masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di Sumenep.

"Insya Allah akan ada program di daerah-daerah pesisir, pulau-pulau di Sumenep termasuk di Gili Iyang, ini ada Direktorat baru Kemeterian Sosial, akan ada program delapan puluh UEP usaha ekonomi produktif. Juga akan ada program, insya Allah dalam waktu dekat ini yang oleh OKI Organisasi Konferensi Islam dilewatakn Kemeterian Sosial, satu akan dilaksanakan di daerah pesisir dan pulau-pulau kecil di Sumenep dan satu lagi di Nunukan," pungkasnya. (Pusawi)

Sumber : Lintasmaduranews.com


Jawa Timur

Para Menteri Dilarang Keluar Kota, Istana Lagi Genting?

Para Menteri Dilarang Keluar Kota, Istana Lagi Genting?
Para Menteri Dilarang Keluar Kota, Istana Lagi Genting?
Dalam sepekan ini, para menteri kabinet kerja dilarang berpergian ke luar kota. Presiden Jokowi menginstruksikan anak buahnya itu untuk stand by di Jakarta. Ada apa sih? Apa Istana sedang genting?

Perihal instruksi itu terungkap lewat pesan singkat yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada para menteri, akhir pekan kemarin. Pratikno menyampaikan kepada para menteri tidak meninggalkan Jakarta dalam kurun sepekan ke depan (25-29 Juli). Alasannya, akan diselenggarakan Sidang Paripurna Kabinet dan para menteri diwajibkan hadir semua.

Adanya arahan Presiden itu sontak saja bikin heboh. Wacana reshuffle kabinet yang menghangat sejak sebelum Lebaran, makin memanas. Apalagi dalam dua pekan ke belakang, Jokowi makin rajin memanggil menterinya dan menemuinya secara empat mata. Jumat kemarin, ada empat menteri yang dipanggil. Dari siang hingga sore, mereka adalah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, Menteri Koperasi dan UKM Puspa Yoga, Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Apa benar instruksi larangan ke luar kota terkait reshuffle? Ditanya begitu, Pratikno sedikit gelagapan dan berseloroh mengaku sulit menjawab. Dia bilang, pesan yang disampaikan kepada protokol para menteri itu adalah pesan biasa, terkait sidang kabinet paripurna. Rencananya, pekan ini sidang kabinet paripurna akan digelar. Sehingga, seperti biasa, Presiden mengharapkan semua menterinya untuk hadir. Kapan rapatnya, Pratikno tidak mengungkapkan. Hanya saja, lanjut dia, rapat akan membahas isu-isu strategis. “Jangan dilebih-lebihkan ya,” kata Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.

Terkait sejumlah menteri yang dipanggil Presiden ke Istana, Pratikno mengungkapkan itu gaya Jokowi berkomunikasi dengan para menterinya. Dalam pertemuan itu biasanya bicara target dan solusi, juga membahas isu-isu penting. Bukan evaluasi.
Senada disampaikan Juru Bicara Presiden, Johan Budi SP. Dia bilang, pemanggilan para menteri itu karena Presiden ingin anak buahnya bekerja sesuai perintahnya. Presiden senantiasa mengevaluasi para menterinya setiap waktu. “Evaluasi tidak selalu berujung pada pergantian atau pergeseran,” kata Johan.

 Naik turun isu reshuffle rupanya bikin para menteri resah dan galau. Ketua Fraksi Partai Hanura Sarifuddin Sudding berharap Presiden segera memberikan kepastian terkait reshuffle. Soalnya, mengambangnya isu itu membuat para menteri cemas. “Kalau iya ada reshuffle, lakukan, kalau tidak sampaikan supaya tidak ada polemik,” kata Sudding di DPR, kemarin. Dia bilang, kepastian itu penting agar para menteri bekerja dalam suasana baik dan tidak terganggu.

Pengamat politik Boni Hargens mengatakan, instruksi Presiden kepada para pembatunya agar tidak ke luar kota bisa berarti dua hal. Pertama, ada rapat kabinet paripurna yang sifatnya krusial untuk membahas masalah penting yang menjadi prioritas saat ini. Kedua, bisa terkait reshuffle kabinet yang beberapa kali ditunda sejak akhir tahun lalu.

Analisa tak jauh berbeda disampaikan pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio. Dia memprediksi, memang ada yang genting yang bakal disampaikan Presiden. Nah, yang ramai sekarang soal reshuffle dan arahan itu makin memperkuat aroma itu yang sudah tercium akhir tahun lalu. Hal itu juga diperkuat dengan statement Jokowi saat mengumumkan kabinet. Dalam kesempatan itu, Jokowi hanya menyebutkan bahwa inilah menteri-menteri terpilih. “Jokowi tidak mengatakan bahwa ini menteri terbaik,” kata Hendri kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.

Kata dia, apa yang disampaikan Jokowi itu seperti pesan politik bahwa saat ini Jokowi sangat akomodatif pada lingkungan koalisinya. Bahwa menteri yang masuk adalah hasil rembukan dengan para partai koalisi. [rmol]

Sumber : Replita.com
Nasional

Rabu, Manor Putuskan Masa Depan Rio di F1

Rabu, Manor Putuskan Masa Depan Rio di F1

Jakarta - Masa depan Rio Haryanto di ajang Formula 1 sedang dispekulasikan. Nasib keikutsertaannya di ajang 'jet darat' ditentukan hari Rabu pekan ini.


Sebagai pay driver di tim Manor, Rio wajib menyerahkan sejumlah uang untuk bisa mengikuti balapan. Di awal musim, nilainya mencapi 15 juta euro atau sekitar Rp 215 miliar.



Sebagai bentuk komitmen dukungan untuk Rio, Pertamina bersedia menanggung sebanyak lima juta euro dari dana yang dibutuhkan oleh pebalap asal Solo itu. Total dana yang sudah dibayarkan Rio berjumlah 8 juta euro, dengan 3 juta euro lainnya datang dari Kiky Sport.



Setelah 11 seri berjalan, Rio mengalami kesulitan untuk melakukan pembayaran sisa dana yang harus disetor. Kabar bahwa pebalap 23 tahun itu akan digantikan oleh pebalap lain sudah berembus dalam beberapa pekan terakhir.



Soal nasib Rio di F1, Pertamina selaku sponsor sudah mengirimkan surat resmi. Mereka akan segera mendapatkan jawaban.



"Kami dari pihak Pertamina sudah mengirim surat secara resmi ke Manor, agar bisa diberi konfirmasi secara resmi apakah Rio bisa dipertahankan sampai akhir musim. Sebab, dari sisi prestasi sudah cukup baik dan potensial," kata VP Corporate Communication PT Pertamina, Wianda Pusponegoro, kepada pewarta, Minggu (24/7/2016) malam di Jakarta.



"Pertamina juga ada di belakang Rio, kami tak pernah miss pembayaran. Kami masih menunggu termin pembayaran terakhir sebesar 250 ribu euro," imbuhnya.



Wianda juga mengungkapkan bahwa pihak Manor sudah memberi tanggapan positif atas pertanyaan mengenai kelanjutan karier Rio di musim ini. Mereka pun cukup optimistis Rio akan tampil sampai seri terakhir.



"Manor akan menjawab surat secara resmi di hari Rabu, sebelum balapan di Jerman. Itu yang saat ini masih kami tunggu," kata Wianda.



"Sinyal dengan Manor sangat sangat positif. Mereka butuh waktu sampai Rabu," tambahnya.



Lebih lanjut lagi, Wianda juga mengungkapkan harapannya agar ada dari pihak lain yang mau memberikan dukungan dana untuk Rio.



"Kami berharap semua pihak bisa membantu, Rio bukan cuma milik bangsa Indonesia bukan cuma Pertamina," harapnya. 
(cas/din)

Sumber : Detik.com
Nasional

Ima Matul Maisaroh: Srikandi Indonesia yang berpidato di Konvensi Nasional Partai Demokrat AS


Seorang Srikandi Indonesia akan tampil di panggung politik Amerika Serikat. Dia adalah Ima Matul Maisaroh. Perempuan asal Desa Gondanglegi, Malang, Jawa Timur ini akan berpidato di depan puluhan ribu delegasi dalam Konvensi Nasional Partai Demokrat yang digelar di Philadelphia, Pennsylvania, AS.


Bersama belasan senator dan pembicara bergengsi lainnya, Ima tampil di panggung utama Stadion Wells Fargo, pada hari Selasa 26 Juli 2016. ‘’Surat undangan resmi yang dikirim Komite Nasional Partai Demokrat baru saja saya terima Sabtu sore,’’  kata Ima dengan nada gembira. Di ajang itulah, Partai Demokrat AS secara resmi akan memilih Hillary Rodham Clinton sebagai kandidat utama dan Senator Tim Kaine sebagai wakil presiden, dalam Pemilihan Presiden AS November 2016 nanti.
‘’Selain menyampaikan pidato mengenai pengalaman saya sebagai korban perbudakan manusia, saya juga menyampaikan program-program penanggulangan perbudakan dan perdagangan manusia yang telah dilakukan Hillary Clinton,’’ tutur Ima Matul. Perempuan bertubuh mungil itu diundang tampil di ajang politik AS, karena sejumlah jabatannya yang tak main-main.
Ima Matul Maisaroh: Srikandi Indonesia yang berpidato di Konvensi Nasional Partai Demokrat AS
 Ima, yang sejak kecil bersekolah di Madrasah Tsyanawiyah di Gondanglegi, Malang itu, menjadi salah satu anggota Dewan Penasehat Perdagangan Manusia Presiden Barrack Obama. ‘’Maaf saya baru saja selesai menghadiri pertemuan rutin di Gedung Putih,’’ tutur Ima yang diangkat menjadi anggota Dewan Penasehat Gedung Putih bersama 10 anggota lainnya, Desember 2015 lalu.
Perempuan berusia 33 tahun, jebolan kelas 1 SMA Kh0irudin, Gondanglegi ini, diminta memberi saran dan masukan ke Presiden Obama untuk memberantas perdagangan manusia. Tercatat 40 ribu sampai 45 ribu menjadi korban perdagangan manusia di AS. Bersama tiga anggota lainnya, Ima Matul dipercaya menangani dua dari lima masalah utama. ‘’Yakni, soal pendanaan dan sosialisasi para korban perdagangan manusia,’’ tutur Ima. Kepercayaan itu diberikan ke pundak Ima, yang sejak tahun 2012 menjadi staf CAST, Coalition to Abolish Slavery & Trafficking. Ima menjabat sebagai organisator atau koordinator para korban Perbudakan dan Perdagangan Manusia CAST. Organisasi nirlaba ini yang menolongnya setelah melarikan diri dari siksaan bekas majikannya di Los Angeles.
Kisahnya dimulai tahun 1997, ketika Ima yang baru berusia 17 tahun, menerima tawaran bekerja sebagai pramuwisma seorang pengusaha interior disainer asal Indonesia yang bermukim di Los Angeles. ‘’Sejak sampai di Bandara LAX, paspor saya sudah ditahan oleh majikan saya,’’ tutur Ima yang enggan menyebut nama bekas majikannya itu.
Selama tiga tahun, Ima Matul harus bekerja lebih dari 12 jam. Hampir setiap hari, Ima menjalani siksaan dan pukulan dari majikannya, seorang warga keturunan yang menjadi interior designer. Untuk kesalahan kecil yang dibuatnya, Ima harus menerima pukulan dan tamparan berkali-kali. ‘’Sampai sekarang, bekas luka di kepala masih bisa dilihat,’’ ujar Ima seraya menekankan, waktu itu ia tidak bisa berbahasa Inggris sama sekali.
Setelah tiga tahun, Ima tidak tahan lagi. Pada tahun 2000, perempuan desa ini nekat menyisipkan sebuah notes kecil berisi ‘Permintaan Tolong’ kepada seorang penjaga bayi tetangganya. Tetangga inilah yang menolong Ima melarikan diri dari rumah majikannya dan mengantarkannya ke kantor CAST. ‘’Waktu itu saya tidak bawa paspor,’’ kata Ima melanjutkan. Setelah beberapa bulan tinggal di rumah penampungan kaum gelandangan, Ima pun akhirnya bisa tinggal di rumah layak dan bekerja di CAST.
Agar paspornya dikembalikan, Ima berpura-pura pulang ke Indonesia. Ditemani seorang agen FBI, Ima bertemu dengan majikannya di Bandara LAX. ‘’Saya juga dipasangi alat penyadap untuk merekam seluruh pembicaraan,’’ tutur Ima dengan bahasa Inggris yang rapi. Singkat cerita, majikannya memberinya tiket pesawat sekali jalan ke tanah air dan berjanji hendak mengirim uang gajinya, setelah Ima tiba di Malang, Jawa Timur.
Gaji itu tidak dibayarkan majikannya karena Ima tidak pulang ke Malang. ‘’Saya hanya masuk ke ruang dalam Bandara dan keluar lagi,’’ kata Ima yang akhirnya tidak mau menuntut majikannya yang berlaku kasar itu. Menurutnya, pihak FBI tidak bisa melakukan penahanan majikannya, karena tidak ada tuntutan dari Ima.
Ima Matul Maisaroh: Srikandi Indonesia yang berpidato di Konvensi Nasional Partai Demokrat AS
‘’Prosesnya cukup berbelit dan membutuhkan saksi mata yang jelas. Dan aksi kekerasan itu terjadi di dalam rumah tanpa diketahui banyak orang,’’ kata Ima menuturkan. ‘’Lagipula bekas-bekas luka saya dianggap kurang menunjukkan luka serius, meski terdapat bekas luka di kepala,’’ sambungnya, seraya enggan menyebut nama bekas majikannya itu. Kasus itu memang berhenti sampai di situ. Dan sebagai warga AS, bekas majikannya masih tinggal di Los Angeles.
Meski begitu, Ima Matul tetap tegar. Malah, sebaliknya, karirnya sebagai aktivis makin menanjak dan berhasil diundang ke berbagai pertemuan tingkat tinggi di Washington DC. Bagi Ima, bertemu dengan para pejabat tinggi seperti Menteri Luar Negeri John Kerry, bahkan dengan Presiden Barrack Obama, sudah pernah dilakukannya.
Namun ada satu orang yang ingin ditemuinya. Yakni, Hillary Rodham Clinton yang kini menjadi kandidat presiden dari Partai Demokrat. ‘’Saya belum pernah bertemu dengan Hillary Clinton,’’ ujar Ima Mastul. Srikandi dari Jawa Timur ini berharap bisa bertemu dengan Hillary Clinton di acara
ima3
Nasional Partai Demokrat di Philadelphia.

’’Dia satu-satunya pejabat tinggi AS yang punya program membantu para korban perbudakan dan perdagangan manusia, dengan menyumbang dana lewat Clinton Foundation,’’ kata Ima, ibu 3 anak, bersuamikan orang Sunda itu. ‘’Saya hanya dua hari di Philadelphia, karena tidak ada yang nungguin anak-anak. Suami saya sedang pulang ke tanah air karena menunggu orang tuanya yang sedang sakit,’’ tutur Ima Matul Maisaroh menutup pembicaraan. DP


Internasional

 

Situs Paling di Cari Pada Tahun 2016:

  • Copyright © PORTAL SRIKANDI™ is a registered trademark.
    Blogger Templates Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.